- situs penggemar kodoq  
 
    sitoes penggemar VW kodoq di indonesia  
 
 
     
menoe oetama
  halaman utama  
  sejarah kodoq  
  timeline kodoq  
  logbook merah  
  FAQ kodoq  
  isi buku tamu  
  baca buku tamu  
     
info kodoq
  artikel kodoq  
  isu teknis kodoq  
     
bisnis kodoq
  iklan baris  
  suku cadang  
  bengkel kodoq  
   
komoenikasi
  forum diskusi  
  mailing list  
  galeri kodoq  
  klub-klub kodoq  
     
 
 
 

 

 

 

 
   
  Mesin VW cepat Panas
Judul Asli: Hot VW

Ditulis oleh: Lance Plahn
Dikutip dan diterjemahkan dari: http://www.geocities.com/motorcity/2098
 
 


 
artikel laen
 
Tentang VW Kodok - ulasan LogicLee mengenai Kodok...
 
Ulasan VW Kodok "Baru" keluaran tahun 1998...  
     
KdF (1938) vs Super Beetle (1975)...  
     
Kodok yang Punah...  
 

Saya rasa kita harus memasang semacam alat pemantau panas mesin, supaya dapat memperpanjang umur mesin kita. Seperti mobil dengan mesin berpendingin air, yang memiliki lampu kecil di dashboard-nya atau alat penunjuk temperatur panas mesin. Oleh sebab itu saya memasangkan alat pengukur temperatur oli, selain harganya murah juga pemasangannya mudah. Tetapi ini kemudian menimbulkan masalah, banyak pemilik mobil yang menanyakan dimanakah batas temperatur mesin yang aman (itu saja membutuhkan waktu 2 jam untuk menjelaskan ke mereka). Alat penunjuk temperatur mesin menjadi semacam pemantau "trend", bukan alat presisi untuk riset dan pengembangan.

 
isu teknis
 
Kenapa Mesin VW Kodok sering Terbakar?...
 
Mesin VW cepat Panas...  
     
Modifikasi VW Standard...  
     
A for Writing, we offer the following service features for our research papers.

Jadi lupakan saja argumentasi mengenai ketepatan alat penunjuk dan tempat yang baik untuk memasang, juga tipe alat. (Alat tidak harus memiliki angka - beberapa alat pengukur panas mesin berpendingin air tidak memiliki angka pada permukaan alat). Masalah berikutnya ialah dimana pemilik-pemilik berusaha menurunkan temperatur oli, dengan cara menambahkan "oil coolant", dimana mereka seharusnya berusaha mendinginkan temperatur kepala piston, dengan cara memasangkan "scoop", tune-up, dll, yang dapat mendinginkan mesin dan akan nampak pada penunjuk temperatur mesin. 90% dari pekerjaan pada mesin yang saya lakukan adalah di kepala piston, seperti kepala piston yang retak, katup yang hangus, kepala piston bocor. Sangat sedikit pekerjaan mesin yang berhubungan dengan oli. Memang jika laher sudah aus dan hanya memiliki sedikit atau tidak ada tekanan oli sama sekali, ini akan menimbulkan masalah, tetapi jika sudah seperti ini biasanya memang sudah saatnya turun mesin.

Mesin tipe 4 adalah mesin yang baik, lebih cocok untuk Kombi daripada 1600, tetapi ketahanan mesin tergantung dari tiga penyebab utama:

  • Bagaimana mesin di bangun.
  • Bagaimana mesin di servis.
  • Bagaimana mobil dikendarai.

Kelalaian pada salah satunya dapat mengurangi ketahanan mesin.

Bagaimana Mesin di Bangun
Untuk topik ini sudah banyak buku yang ditulis, tetapi beberapa poin-poin utama adalah:

Gunakan spare-part yang berkualitas pada waktu mengganti kepala silinder, antara lain katup-katup dan per-per yang asli. (katup dan per murah tidak akan tahan lama, makanya yang asli harganya lebih mahal). Selalu periksa spesifikasi per dan bandingkan dengan rekomendasi pabrik.

Jangan naikkan rasio kompresi sembarangan, selalu periksa pada saat turun mesin.

Semua peranti kaleng yang dipasang dan duduk harus di beri sil yang benar. Jika perlu pasang kisi-kisi penyebar panas di dekat knalpot. Bagian ini sering cepat rusak.

Tune-up dengan benar. Bila umur mesin sudah tua, kita acapkali lupa bahwa karburator dan distributor juga sudah aus. Banyak distributor yang kelebihan, memerlukan perbaikan untuk kembali ke spesifikasi pabrik seperti yang tertera di manual-manual. (009 tidak memenuhi keperluan tipe 4). Set-up karburator atau sistem injeksi dengan baik, ini memerlukan alat analisa gas buang. Pada mesin ber-karburator, pastikan klep gas tidak rusak dan dapat dibuka hingga habis. Mesin injeksi biasanya tahan lama, karena memiliki kemampuan untuk memberikan campuran dengan rasio terbaik antara udara dan bensin di semua putaran mesin.

Bagaimana Mesin di Servis.
Sekali lagi, banyak buku tentang topik ini, tetapi beberapa poin-poin penting sering terlupakan atau terlewati. Ada empat daerah bermasalah yang saya ketahui, yaitu kapan, apa, bagaimana dan oli.

  • Seberapa Sering - Seperti rekomendai pabrik. Tetapi bila spare-part banyak yang bukan asli, ini dapat merubah interval servis. Saya rasa ganti oli, termasuk filter dan mengatur dan memeriksa kerapatan katup, biasanya dilakukan setiap 3,000 km.
  • Kapan dan Apa - Biasakan untuk mengikuti prosedur yang baik, termasuk didalamnya keselamatan. Sebelum membuka tutup katup, bersihkan kotoran dari daerah ini untuk mencegah masuknya kotoran tersebut kedalam mesin. Sama juga bila ingin membuka busi-busi. Ingat, VW memiliki dua pilihan untuk tipe busi, tergantung dari temperatur normal. (tipe 4 menggunakan busi tiga per empat inci - sering saya temukan penggunaan busi setengah inci). Pada saat membuka air cleaner, tutuplah karburator. Juga pastikan sil air cleaner dan sambungan-sambungannya ada pada kondisi yang baik.
  • Oli - Setiap orang memiliki merek oli pilihannya, untuk berbagai macam alasan, tetapi jika anda memasang alat pengukur panas mesin, anda bisa mencoba berbagai macam merek oli dan membukukan temperaturnya, ada sebagian tipe oli yang bisa mendinginkan lebih baik dari merek yang lain sampai sebanyak 10 derajat selsius. VW memiliki spesifikasi oli yang digunakan. Oli 20w50 sangatlah kental untuk melewati pendingin oli, oleh sebab itu temperatur olinya makin panas karena tidak dapat melepas panas pada saat melewati kisi-kisi pendingin oli. Coba potong dan belah pendingin oli, anda akan melihat apa yang saya maksud. Secara garis besar, oli untuk mesin turbo tidak cocok dipakai untuk mesin berpendingin udara, karena oli dirancang untuk tahan panas dan tidak dapat dengan mudah melepas panas pada saat melewati kisi-kisi pendingin oli. Bertentangan dengan apa yang barusan saya katakan, saya pribadi menggunakan oli Castrol GTX2 pada Kombi saya, karena saya melihat temperatur oli adalah serendah oli-oli yang harganya jauh lebih mahal. Oli Castrol GTX2 memakai modifikasi gesekan (friction modified) - oli jika dilihat dari mikroskop berupa gigi-gigi gergaji bundar, "friction modified" memangkas gigi-gigi tersebut) yang membantunya melewati kisi-kisi pendingin oli, walau oli akan menjadi panas bila melewati kira-kira 3,000 km dan diharuskan menggantinya. VW tidak merekomendasikan "oil additive" untuk mesin, tetapi "oil additive" yang pernah saya pakai setidak-tidaknya mengurangi temperatur mesin sebanyak 5 sampai 10 derajat selsius.
Bagaimana cara Mengemudi

Dalam mengendarai mobil berpendingin udara, ada teknik tersendiri yang harus digunakan, lain dari teknik mengendarai mobil berpendingin air. Mobil berpendingin air lebih cepat panas jika dipakai di dalam kota yang sering "stop-jalan" dan mobil terjebak macet, ini dikarenakan mobil memerlukan sirkulasi udara untuk melewati radiatornya. Sedangkan Kombi lebih cocok untuk kondisi "stop-jalan" dan kemacetan, cocok untuk mobil pengiriman dalam kota. Tetapi jika di jalan raya/tol, semakin di tancap gas, semakin besar pembakaran terjadi di dalam mesin, yang memerlukan lebih banyak udara untuk mendinginkannya, oleh sebab itu, mengemudi lebih cepat bukanlah jawabannya, melainkan perlambat sedikit kendaraan anda.

Pada saat anda mendaki tanjakan, adalah wajar jika anda ingin menambah kecepatan mobil pada tanjakan, tetapi pada saat anda mencapai puncak tanjakan, mesin sudah terlanjur panas dan susah untuk mendinginkannya. Jadi jika anda mendaki tanjakan, tambah kecepatan pada jalan datar, dan tetaplah gas konstan pada saat menanjak, pada saat kekuatan mesin berkurang, lepas sedikit injakan pada pedal gas. Memang anda akan semakin lambat, dan mungkin juga harus menurunkan gigi, tetapi dengan cara ini temperatur oli tidak akan cepat panas, dan piston-piston juga tidak akan cepat panas.

Bagaimana cara mematikan mesin sehabis mencapai temperatur operasional? Bila anda mematikan langsung setelah mencapai temperatur operasional, temperatur malahan bertambah. Jadi pada saat saya hendak mematikan mesin, saya sebelumnya memperlambat laju mobil jauh sebelum masuk garasi, dengan begini temperatur oli bisa diturunkan. Pada saat saya parkir, saya memberi waktu untuk mesin supaya dingin sebelum saya matikan. Ini akan sangat membantu jika anda memiliki campuran bensin dan udara yang agak kaya. Memang temperatur masih naik tetapi tidak berlebihan.

Dalam usaha memperpanjang usia mesin, saya secara berkala menggunakan pelicin silinder atas. Dahulu VW pernah merekomendasikannya. Jika digunakan secara berkala, pelumas silinder atas (dicampurkan ke bensin) dapat melumasi piston dan alur piston mengurangi ke-ausan yang menyebabkan kerusakan pada piston. Jika digunakan berlebihan dapat menimbun karbon pada ruang mesin, tetapi sekarang sudah banyak produk di pasar yang ditambahkan ke bensin atau ditetesi pada karburator yang dapat menyelesaikan masalah ini.

"After market" otomotif sering menjual obat untuk berbagai macam masalah, bukankah salah satu filosofi bisnis adalah menciptakan pasar dan memenuhi keperluannya. Saya mengetahui bahwa ada banyak ragam opini mengenai otomotif, tetapi itulah sebabnya kita punya ajang "motor racing". Pada saat bendera start dikibarkan, saat itu pulalah segala kebohongan terbukti.

 

 
   
 

Lambang dan nama adalah trademark milik boeng
Copyright , 2000, 2001, 2002, dst.

 
 
 
- sitoes penggemar vw di Indonesia Sitemap