Pertanyaan:
Apa perbedaan antara kodok, beetle, dan super beetle?
Jawaban:
Kodok, Beetle, Bug, Kaffer, Dakdak, dll adalah nama generik
untuk VW Tipe-1, sedan ber-body gelembung yang memiliki mesin
"berdiri" dan kipas dipasang dibelakang generator/alternator.
(Tipe-2 adalah tipe bus, kombi, dll; tipe-3 adalah sedan, variant,
fastback dengan mesin "pancake" yang ceper.)
young
russian dating agencies pictures natasha
Kodok
telah mengalami BANYAK modifikasi selama bertahun-tahun, tetapi
sedikit yang merupakan perubahan besar. Diantara perubahan tersebut
adalah digantinya suspensi "swing axle" (pivot hanya
ada didekat gearbox) pada tahun 1968 menjadi "double joint
rear axle" (yang memiliki sambungan di gearbox dan roda,
sehingga roda guncangan roda hanya naik-turun). Di beberapa
negara, suspensi model "double joint rear axle" tidak
keluar sampai beberapa tahun kemudian. Axle tipe ini kadang
sering salah sebut sebagai tipe "Independent Rear Suspension"
(IRS), yang mana sebenarnya semua Kodok memiliki IRS. Anda akan
melihat banyak sekali referensi mengenai "swing axle"
dan "double joint axle".
Semua
kodok dengan suspensi depan "torsion bar" (dua pipa
horizontal di depan bawah adalah batang-batang torsi). Kodok
yang memiliki ini disebut sebagai Kodok STANDARD.
Perubahan
yang besar terjadi pada model tahun '71 - yang disebut sebagai
SUPERBUG atau SUPER - yang memiliki suspensi depan McPherson
Strut (memiliki per ulir vertikal diatas shock absorber pada
roda depan). Model ini memiliki hidung mobil yang lebih menggelembung,
dengan tempat ban serep yang agak horizontal ketimbang vertikal
pada model sebelumnya, dan pada tahun '73 kodok memiliki kaca
"windshield" yang melengkung.
Kodok
Standard terus diproduksi setelah tahun '71, dan saya rasa kodok
yang diproduksi di Meksiko juga adalah tipe standard, dan bukan
yang model super.
<<Kembali
Keatas
Pertanyaan:
Seberapa panaskah mesin VW?
Jawaban:
Dikutip dari sebuah buku tua mengenai pengembangan mesin berpendingin
udara, umumnya untuk setiap "horse power" (hp), kira-kira
40% panas keluar melalui pipa pembuangan.
Contohnya
adalah mesin VW 1600, 60hp x 40% = 24 hp yang keluar melalui
pipa pembuangan. Kira-kira 30% dari panas yang lain menguap
melalui kepala silinder, 20% panas mesin hilang melalui oli,
dan 10% lagi hilang melalui gesekan, dll.
Jadi sebenarnya
mesin 60 hp anda menggunakan sekitar 130hp, atau dengan kata
lain, mesin anda mengubah panas dari bahan bakar menjadi tenaga
yang memutar roda gila pada sekitar 45% tingkat efisiensi.
Yang dimaksud
tadi adalah 60hp SAE, yang juga berarti TANPA ada elemen lain
seperti kipas pendingin dan generator. Rating eropa-nya adalah
47hp DIN, yang menunjukkan pada kondisi jalanan dengan semua
elemen diperhitungkan. Sangat menarik bukan?
Jika diperhitungkan
hilangnya sekitar setengahnya melalui gearbox, axle bearing,
tyre flexing, dan hambatan angin, dll - sangat menakjubkan seberapa
kecil kita membutuhkan tenaga untuk mencapai 80mph!!!
Tetapi semua
yang dibahas diatas hanya berlaku untuk mesin standard pada
cc yang telah disebut. Untuk mesin dengan kapasitas lebih besar,
tentu panasnya akan meningkat sesuai kapasitas mesin.
<<Kembali
Keatas
Pertanyaan:
Model Kodok tahun berapakah yang terbaik?
Jawaban:
Tahun
tidaklah menjadi masalah dibanding dengan kondisi kodok sendiri--seberapa
telatennya pemilik, berapa kilometer yg telah ditempuh, dll.
Hal yang biasa. Tentunya, semakin tua mobil semakin aus suku
cadangnya , dan juga semakin mahal suku cadangnya. Kodok dibawah
tahun 1960an agak sedikit mahal untuk dipermak, apalagi jika
memiliki mesin 36hp atau yang 25hp, tetapi banyak yang menyukai
tongkrongan model tahun-tahun ini.
Model tahun
'61 sampai '65 memiliki mesin standard dengan 40 hp (yang tahun
'66 memiliki 1300cc), tetapi banyak yang telah dirubah menjadi
1600cc, dan ini merupakan nilai tambah tersendiri, karena tampangnya
"vintage" tetapi diproduksi dengan jumlah yang cukup
banyak. Tetapi, nampaknya jumlah mobil kodok tahun-tahun ini
semakin sedikit saja. Nilai pakai plus lainnya ialah mobil memiliki
banyak pernak pernik yang cukup modern.
Kodok tahun
'67 agak sedikit mahal, karena suku cadang hanya diproduksi
selama satu tahun. Semua suku cadang hanya dibuat satu tahun
saja, seperti bemper, spakbor, dan juga interiornya, sehingga
akan sangat mahal untuk me-restorasi mobil tahun ini.
Model tahun
'68 sampai tahun '70an sangat banyak dijumpai dimana-mana, dengan
mesin 1600cc single port, dashboard dengan padding, dan bemper
yang "funky". Nilai pakai mobil ini cukup baik, karena
para kolektor dan tukang resto kurang berminat pada model ini
-- belum, tunggu saja tanggal mainnya... :)
'71 sampai
'74an menggunakan dual port, lebih cepat, dan lebih banyak pernak-perniknya--tambahan
pendinginan melalui kipas, rem lebih besar, dll. Nilainya pakainya
juga cukup baik. Kurang diminati karena tidak dianggap "classic",
melainkan mobil orang kurang mampu -- tapi itu juga tergantung
dari kondisi Kodok.
Model Cabriolet
hampir selalu lebih mahal, dan lebih banyak yang harus diganti,
seperti bagian-bagian jendela dan karetnya, juga terpalnya,
tetapi semua itu tidak sia-sia. Mobil ini jika dalam kondisi
bagus akan sangat tinggi nilainya dan juga sebuah mobil yang
enak dikendarai.
OK lah...
selamat mencari Kodok anda, tetapi pilih-pilih yang baik, dan
lihat-lihat dahulu berbagai model Kodok dari berbagai tahun
sampai benar-benar menemukan Kodok yang anda sukai.
<<Kembali
Keatas