|
Eric
Peters adalah seorang penulis otomotif di Washington, D.C.,
dan merupakan seorang kolumnis sindikasi nasional
|
Volkswagen
Kodok Baru merupakan simbol untuk banyak hal, termasuk segala
sesuatu yang berkenaan dengan Baby Boomer. Kodok adalah mobil
yang membesarkan para Baby Boomer; Kodok memberikan sarana transportasi
pada waktu "Summer of Love". Tetapi perbedaan antara
Volkswagen Kodok era 90an dan Kodok yang dicintai pada era 60an,
memberikan gambaran bagaimana Amerika telah berubah dalam kurun
waktu 30 tahun.
vitrtuemart templates, after effects intros.
Kodok
Baru yang ditawarkan oleh Volkswagenwerk, AG, adalah sebuah mobil
yang "ekonomis" dengan banderol sekitar $16,500 (sekitar
$20,000 untuk yang lengkap) -- lebih dari setengah pendapatan
kotor sebelum pajak tahunan untuk sebuah keluarga Amerika. Berbeda
dengan yang sebelumnya, Kodok lama waktu awal-awalnya diluncurkan
dengan harga $3,000, kurang dari seperempat pendapatan keluarga
rata-rata untuk era tersebut. Untuk harga yang masuk-akal tersebut,
pembeli mendapatkan sebuah mobil yang "bandel" menggunakan
mesin berpendingin udara yang tidak memerlukan radiator, oleh-sebab
itu tidak akan membeku, tidak ada selang-selang -- hanya satu
"fan belt". Mobil itu sangat mudah dipelajari, dimana
seorang hippie dapat menggantikan empat busi dan mengukur "point"-nya
sendiri dengan biaya kurang dari $15.
Badan
mobil termasuk pertama yang menggunakan rancangan "unitized"
(frame dan body yang integral) yang pernah dijual ke pasaran otomotif,
dirancang untuk menekan biaya dan mengurangi suara-suara akibat
getaran. Dengan berat bobot 1,800 pon (dibandingkan dengan 3,995
pon untuk "Pontiac sumbu lebar") Kodok yang sederhana
dapat memberikan performa 27 mil per gallon di jalan bebas hambat,
sementara buatan-Detroit hanya sampai 8-12 mpg.
Kodok
dapat menjadi sangat ekonomis karena ia tidak memiliki "air
bag", tidak ada "crumple zone", tidak ada bemper
5-mph yang memberatkan kendaraan. Tidak ada komputer atau pengatur
emisi yang rumit pada mesin "boxer" berpendingin udara
yang dirancang oleh Ferdinand Porsche.
Pada
tahnu 1970an, peraturan-peraturan baru dari badan pemerintah Amerika
-- DOT, EPA, NHTSA -- mulai membuat sulit untuk membawa masuk
kendaraan murah ke pasar. Pilihan konsumen dinomorduakan setelah
kemauan pemerintah.
Apa
yang terjadi selanjutnya sudah dapat diketahui. Perusahaan mobil
Amerika -- kecil dan kuran dapat memperbaharui peralatannya --
dengan sekejap gulung tikar. Chrysler diselamatkan dari kepunahan
oleh pemerintah yang hampir membawa kehancuran baginya. General
Motors dan Ford mengalami kerugian yang sangat besar sampai awal
1990an -- dan pangsa pasar yang hilang diambil oleh pengusaha
otomotif Jepang yang kemungkinan besar sangat sulit diambil kembali.
Bagi
VW, mereka harus menarik Kodok dari pasar Amerika saat mereka
tidak dapat lagi (secara teknis maupun keuangan) untuk memperbaharui
mobil mengikuti peraturan-peraturan baru Paman Sam. Pada tahun
1979 VW mengganti Kodok dengan Rabbit -- sebuah kendaraan yang
tidak memiliki pesona seperti Kodok.
Daya
tarik VW telah hilang, dan pembeli mulai membelanjakan duit mereka
ditempat lain. Kodok "Baru" adalah usaha VW untuk memulai
kembali kejayaan mereka dimasa silam. Tetapi dengan campur tangan
birokrat dan "public citizen" profesional, membuat Kodok
Baru hanya merupakan bayangan semu masa kejayaan lampau.
Dibawah
kap mesin Kodok Baru terdapat mesin perpenggerak-depan, dengan
pendingin air, "airbag", sebuah sistem pengereman anti
lock, dan mesin dengan kontrol komputer yang rumit. Kodok Baru
juga mempunyai banderol harga yang dapat mencekik seekor kuda.
Orang-orang
sudah rindu akan sebuah mobil yang sederhana, yang tidak memerlukan
kredit pinjaman lima tahun untuk memilikinya. Coba tanyakan pada
orang-orang yang tinggal di selatan perbatasan. Berpuluh-puluh
ribu Kodok "lama" masih diproduksi setiap tahunnya,
di negara yang tidak mengikuti peraturan-peraturan ala-Amerika
mengenai keselamatan dan emisi.
Tidak
berarti bahwa membuat mobil yang tidak berpolusi dan kurang aman
dibenarkan, tetapi jangan berharap mobil tersebut akan murah,
atau menjadi legenda seperti VW Kodok "lama".